Nama : Imam Chair
TTL : Medan, 22 November 1998
Alamat : Jln. Amal luhur
Hobi : Main Gitar
Cita-Cita : Guru
Agama : Islam
Pin : -
Status : Pelajar
No. HP : 087869593738
Facebook : Imam Chair
Selasa, 30 September 2014
Sabtu, 20 September 2014
Perbedaan Laptop & Notebook
Perkembangan teknologi akhir-akhir ini sangat cepat beberapa
tahun lalu kita masih menikmati teknologi komputer meja atau yang biasa disebut
PC dekstop, sekarang komputer sudah beralih ke bentuk yang lebih mobile.
Istilah-istilah baru seperti komputer tablet, netbook, notebook, laptop,
ultrabook dll terus bermunculan yang terkadang membuat bingung.
Komputer portable sudah menjadi barang kebutuhan masyarakat kita dengan semakin tingginya kebutuhan akan produktivitas dan koneksi. Sebenarnya perbedaan istilah antara netbook, laptop dan notebook tidak menjadi masalah, apapun perangkat yang dipilih selama spesifikasinya memenuhi kebutuhan kita sehari-hari maka tidak masalah memilih yang mana. Namun demikian tidak ada salahnya kita mengetahui perbedaan antara ketiganya
Dari segi ukuran
Perangkat yang paling kecil adalah netbook yang memiliki ukuran layar antara 7-12 inchi kemudian notebook dengan ukurang 12-18 inchi dan yang paling besar adalah laptop. Ukuran laptop biasanya lebih besar, tebal dan sedikit lebih berat dari notebook.
Spesifikasi
Netbook merupakan versi mini dari notebook dan laptop dari segi ukuran maupun spesifikasi komponennya. Biasanya netbook menggunakan prosesor atom, ramantara 1-2Gb dan grafis yang pas-pasan. Dari segi baterai, netbook memiliki daya tahan baterai yang lebih lama dibandingkan dengan yang lain. Netbook cocok digunakan untuk keperluan yang tidak membutuhkan resource besar misalnya untuk berselancar di internet, mengolah dokumen dan multimedia ringan. Harga netbook cukup terjangkau yakni antara 2-5 juta rupiah meskipun ada juga produsen yang memproduksi netbook dengan spesifikasi tinggi dan harga lebih mahal.
Dibandingkan dengan perangkat lain, notebook memiliki spesifikasi yang paling lengkap dan tinggi. Sebuah notebook bisa dilengkapi dengan kapasitas hardisk yang besar dan cepat. komponen lainnya seperti RAM, prosesor dan kartu grafis juga lebih tinggi dibanding dengan perangkat lainnya. Spesifikasi Notebook dibuat sebagai pengganti komputer dekstop sehingga spesifikasinya mendekati komputer dekstop.itu sebabnya harga notebook bisa sangat tinggi mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah.
Ada yang mengatakan bahwa notebook dan laptop itu sama namun ada pula yang mengatakan bahwa keduanya sangat berbeda. Jika dilihat dari perkembangannya notebook merupakan perkembangan lebih lanjut dari laptop dimana orang membutuhkan spesifikasi komputer portable yang lebih tinggi dan ukuran yang sedikit kecil serta lebih ringan untuk memudahkan saat dibawa-bawa. Saat ini semakin sulit membedakan mana yang laptop dan mana yang notebook karena keduanya memiliki spesifikasi yang mirip. Tampaknya sekarang keduanya lebih pada perbedaan penyebutan saja, di Amerika istilah notebook lebih populer dibanding laptop sedangkan di Indonesia sebaliknya.
Komputer portable sudah menjadi barang kebutuhan masyarakat kita dengan semakin tingginya kebutuhan akan produktivitas dan koneksi. Sebenarnya perbedaan istilah antara netbook, laptop dan notebook tidak menjadi masalah, apapun perangkat yang dipilih selama spesifikasinya memenuhi kebutuhan kita sehari-hari maka tidak masalah memilih yang mana. Namun demikian tidak ada salahnya kita mengetahui perbedaan antara ketiganya
Dari segi ukuran
Perangkat yang paling kecil adalah netbook yang memiliki ukuran layar antara 7-12 inchi kemudian notebook dengan ukurang 12-18 inchi dan yang paling besar adalah laptop. Ukuran laptop biasanya lebih besar, tebal dan sedikit lebih berat dari notebook.
Spesifikasi
Netbook merupakan versi mini dari notebook dan laptop dari segi ukuran maupun spesifikasi komponennya. Biasanya netbook menggunakan prosesor atom, ramantara 1-2Gb dan grafis yang pas-pasan. Dari segi baterai, netbook memiliki daya tahan baterai yang lebih lama dibandingkan dengan yang lain. Netbook cocok digunakan untuk keperluan yang tidak membutuhkan resource besar misalnya untuk berselancar di internet, mengolah dokumen dan multimedia ringan. Harga netbook cukup terjangkau yakni antara 2-5 juta rupiah meskipun ada juga produsen yang memproduksi netbook dengan spesifikasi tinggi dan harga lebih mahal.
Dibandingkan dengan perangkat lain, notebook memiliki spesifikasi yang paling lengkap dan tinggi. Sebuah notebook bisa dilengkapi dengan kapasitas hardisk yang besar dan cepat. komponen lainnya seperti RAM, prosesor dan kartu grafis juga lebih tinggi dibanding dengan perangkat lainnya. Spesifikasi Notebook dibuat sebagai pengganti komputer dekstop sehingga spesifikasinya mendekati komputer dekstop.itu sebabnya harga notebook bisa sangat tinggi mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah.
Ada yang mengatakan bahwa notebook dan laptop itu sama namun ada pula yang mengatakan bahwa keduanya sangat berbeda. Jika dilihat dari perkembangannya notebook merupakan perkembangan lebih lanjut dari laptop dimana orang membutuhkan spesifikasi komputer portable yang lebih tinggi dan ukuran yang sedikit kecil serta lebih ringan untuk memudahkan saat dibawa-bawa. Saat ini semakin sulit membedakan mana yang laptop dan mana yang notebook karena keduanya memiliki spesifikasi yang mirip. Tampaknya sekarang keduanya lebih pada perbedaan penyebutan saja, di Amerika istilah notebook lebih populer dibanding laptop sedangkan di Indonesia sebaliknya.
Rahasia Berkah Hari Raya Idul Adha
Mengenai peringatan hari raya Idul Adha, Al-Quran mencatat
sebuah ayat yang menarik. Ayat ini tentang pengurbanan Nabi Ibrahim
AS. Ia mengurbankan seekor domba jantan sebagai pengganti anak lelaki
yang disayanginya. “Kami tebusi anaknya itu sembelihan yang besar (seekor
kambing / domba).” (QS 37:107).
Al-Quran Menggambarkan Sembelihan Dengan “Adzim” (Besar)
“Adzim” (Besar) adalah nama yang digunakan bagi Allah. Tapi
ayat diatas juga menggunakan nama tersebut bagi korban sembelihan yang nilainya
lebih kecil dibandingkan anak Ibrahim. Apa maksud Al-Quran dengan ayat
tersebut?
“Sembelihan besar” ini adalah sebuah simbol yang melambangkan keagungan. “Sembelihan besar” menjadi alat penebusan Allah bagi anak lelaki Ibrahim. Inilah merupakan kemurahan hati Allah. Kematian domba jantan itu telah menebus manusia dan memberikan hidup kepadanya.
“Sembelihan besar” ini adalah sebuah simbol yang melambangkan keagungan. “Sembelihan besar” menjadi alat penebusan Allah bagi anak lelaki Ibrahim. Inilah merupakan kemurahan hati Allah. Kematian domba jantan itu telah menebus manusia dan memberikan hidup kepadanya.
Allah yang Menebus dan Menyediakan
Karena Allah yang menebus anak lelaki Ibrahim melalui
sembelihan. Sembelihan yang Allah sediakan ialah sebuah domba jantan yang
benar-benar murni dan tanpa cacat sedikitpun.
Al-Quran tidak bicara mengenai tempat penyembelihan tersebut. Namun Kitab Taurat, Kejadian 22:3 menulis: Allah memerintahkan Ibrahim untuk pergi ke Gunung Moria. Ratusan tahun kemudian, Raja Sulaiman membangun Bait Allah di atas gunung yang sama.
Al-Quran tidak bicara mengenai tempat penyembelihan tersebut. Namun Kitab Taurat, Kejadian 22:3 menulis: Allah memerintahkan Ibrahim untuk pergi ke Gunung Moria. Ratusan tahun kemudian, Raja Sulaiman membangun Bait Allah di atas gunung yang sama.
Apa Tujuan Berkurban Pada Idul Adha?
Beberapa orang berpendapat tujuan berkurban supaya orang
miskin dapat mengambil manfaat dengan makan dagingnya. Pendapat itu tidak
salah. Tetapi benarkah tujuan Allah atas kurban semata-mata hanya itu?
Tidak ada perintah dalam Al-Quran untuk berkurban saat Idul Adha. Satu-satunya alasan adalah meneladani ketaatan Nabi Ibrahim saat berkurban (QS 37:100-113). Dan saat itu dia tidak berada diantara orang-orang miskin.
Karena dia takut kepada Allah dan menyadari dosa-dosanya, maka dia memerlukan tebusan dari Allah. Al-Quran mencatat “Dan yang amat kuinginkan (Nabi Ibrahim) akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat" (QS 26:82). Maka seharusnya tujuan seseorang berkurban adalah karena percaya kepada Allah, pada apa yang telah dilakukan-Nya serta memohon pengampunan dan penebusan-Nya.
Tidak ada perintah dalam Al-Quran untuk berkurban saat Idul Adha. Satu-satunya alasan adalah meneladani ketaatan Nabi Ibrahim saat berkurban (QS 37:100-113). Dan saat itu dia tidak berada diantara orang-orang miskin.
Karena dia takut kepada Allah dan menyadari dosa-dosanya, maka dia memerlukan tebusan dari Allah. Al-Quran mencatat “Dan yang amat kuinginkan (Nabi Ibrahim) akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat" (QS 26:82). Maka seharusnya tujuan seseorang berkurban adalah karena percaya kepada Allah, pada apa yang telah dilakukan-Nya serta memohon pengampunan dan penebusan-Nya.
“Daging-daging
unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah,
tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah
menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya
kepada kamu. . . . ” (QS 22:37)
Kurban yang layak menggantikan kita dihadapan Allah haruslah lebih tinggi dari seekor hewan. Karena Allah hanya menerima ketaqwaan yang hanya dimiliki oleh manusia, maka kurban yang dapat diterima Allah hanyalah kurban seorang manusia.
Kurban yang layak menggantikan kita dihadapan Allah haruslah lebih tinggi dari seekor hewan. Karena Allah hanya menerima ketaqwaan yang hanya dimiliki oleh manusia, maka kurban yang dapat diterima Allah hanyalah kurban seorang manusia.
Ciri-ciri “Kurban Besar”
Jelas, harus manusia suci, tanpa dosa, dan dikirim Allah.
Beberapa orang berpendapat bahwa semua nabi tidak berdosa. Benarkah
demikian? Al-Quran mencatat: Adam dan Hawa berdosa (QS 7:23 ); Nuh
berdosa (QS 11:47 ); Ibrahim berdosa (QS 26:82; 14:41 ); Musa berdosa (QS
28:15-16); Harun berdosa (QS 20:93); Daud berdosa (QS 38:24 ); Sulaiman berdosa
(QS 38:32,35 ); Yunus berdosa (QS 21:87 ); Muhammad berdosa (QS 48:2; 47:19).
Bagaimana dengan Isa Al-Masih? Tidak ada ayat dalam Al-Quran yang mengatakan Isa Al-Masih berdosa. Sebaliknya Al-Quran mencatat: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci." Kata “suci” hanya ditujukan kepada Isa Al-Masih. Kedatangan-Nya disebut ajaib karena Dia satu-satunya yang dilahirkan oleh seorang perawan (QS 21:91; 66:12), juga memiliki Kebesaran (QS 3:45; 4:171) dan disebut “Kalimat-Nya dan roh dari pada-Nya”.
Bagaimana dengan Isa Al-Masih? Tidak ada ayat dalam Al-Quran yang mengatakan Isa Al-Masih berdosa. Sebaliknya Al-Quran mencatat: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci." Kata “suci” hanya ditujukan kepada Isa Al-Masih. Kedatangan-Nya disebut ajaib karena Dia satu-satunya yang dilahirkan oleh seorang perawan (QS 21:91; 66:12), juga memiliki Kebesaran (QS 3:45; 4:171) dan disebut “Kalimat-Nya dan roh dari pada-Nya”.
Isa Al-Masih “Kurban” yang Besar
Dengan demikian Isa Al-Masih adalah satu-satunya yang
dapat menjadi kurban yang sebenarnya. Mengapa? Karena Dia suci, datang ke dunia
dengan cara ajaib, dan dikirim Allah.
Seperti halnya kurban yang harus terlebih dahulu hidup lama sebelum siap dikurbankan, demikian juga Isa Al-Masih. Ia hidup cukup lama sebelum mengurbankan diri-Nya sebagai tebusan. Kematian-Nya di kayu salib telah membuat darah-Nya tertumpah. Dia adalah lambang tebusan Allah seperti yang dikatakan oleh Nabi Yahya, anak Zakaria: “Ini adalah Anak Domba Allah, yang akan dikurbankan untuk menebus dosa-dosa dunia.”
Kematian-Nya telah memberikan hidup kepada manusia. Ia membangkitkan orang dari kematian sebelum Dia sendiri mati. Dia, yang tidak berdosa telah menyerahkan diri-Nya bagi orang berdosa. Dan menjadi tebusan serta memberi hidup bagi orang berdosa.
Seperti halnya kurban yang harus terlebih dahulu hidup lama sebelum siap dikurbankan, demikian juga Isa Al-Masih. Ia hidup cukup lama sebelum mengurbankan diri-Nya sebagai tebusan. Kematian-Nya di kayu salib telah membuat darah-Nya tertumpah. Dia adalah lambang tebusan Allah seperti yang dikatakan oleh Nabi Yahya, anak Zakaria: “Ini adalah Anak Domba Allah, yang akan dikurbankan untuk menebus dosa-dosa dunia.”
Kematian-Nya telah memberikan hidup kepada manusia. Ia membangkitkan orang dari kematian sebelum Dia sendiri mati. Dia, yang tidak berdosa telah menyerahkan diri-Nya bagi orang berdosa. Dan menjadi tebusan serta memberi hidup bagi orang berdosa.
Rahasia Berkah Idul Adha!!
Isa Al-Masih bukan hanya satu-satunya yang dapat menjadi
kurban, tetapi Dia adalah “kurban besar” itu karena menggambarkan semua sifat
kurban itu.
Dengan demikian kita dapat mengerti dalam pengertian yang lebih luas arti rahasia dari ayat “Kami tebusi anaknya itu dengan sembelihan yang besar (seekor domba)” (QS 37:107). Mengapa dia “besar?” Karena pengurbanan besarnya mencakup seluruh umat manusia.
Dengan demikian kita dapat mengerti dalam pengertian yang lebih luas arti rahasia dari ayat “Kami tebusi anaknya itu dengan sembelihan yang besar (seekor domba)” (QS 37:107). Mengapa dia “besar?” Karena pengurbanan besarnya mencakup seluruh umat manusia.
Kesimpulan
Kematian domba jantan itu telah menebus dan memberikan hidup
bagi anak lelaki Nabi Ibrahim
Tujuan berkurban karena percaya kepada Allah, pada apa yang telah dilakukan-Nya, memohon pengampunan dan penebusan-Nya.Kurban yang dapat diterima Allah adalah kurban seorang manusia yang suci dan tanpa dosa.Isa Al-Masih satu-satunya yang dapat menjadi kurban 'kurban besar'. Karena Dia suci, datang ke dunia dengan cara ajaib, dikirim Allah dan kematian-Nya memberikan hidup kepada manusia sebagai tebusannya. Jelas, Isa Al-Masih mengorbankan diri-Nya bagi seluruh manusia termasuk Saudara. Hari ini, dengan menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat, Saudara dapat menikmati hidup yang kekal. Kiranya Saudara mendoakan doa keselamatan dalam “Tindakan Ke-Enam” pada seksi tentang Jalan Keselamatan di situs ini.
Tujuan berkurban karena percaya kepada Allah, pada apa yang telah dilakukan-Nya, memohon pengampunan dan penebusan-Nya.Kurban yang dapat diterima Allah adalah kurban seorang manusia yang suci dan tanpa dosa.Isa Al-Masih satu-satunya yang dapat menjadi kurban 'kurban besar'. Karena Dia suci, datang ke dunia dengan cara ajaib, dikirim Allah dan kematian-Nya memberikan hidup kepada manusia sebagai tebusannya. Jelas, Isa Al-Masih mengorbankan diri-Nya bagi seluruh manusia termasuk Saudara. Hari ini, dengan menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat, Saudara dapat menikmati hidup yang kekal. Kiranya Saudara mendoakan doa keselamatan dalam “Tindakan Ke-Enam” pada seksi tentang Jalan Keselamatan di situs ini.
Insya Allah Mudah-Mudahan Bermanfaat bagi kita Semua,,
Rabu, 10 September 2014
Lirik Dan Kunci Gitar EdCoustic - Muhasabah Cinta
Dm A
Wahai... Pemilik nyawaku
Dm Gm
Dm Gm
Betapa lemah diriku ini
C F
C F
Berat ujian dariMu
Gm A
Gm A
Tuhan... Baru ku sadar
Dm Gm
Dm Gm
Indah nikmat sehat itu
C F
C F
Tak pandai aku bersyukur
Gm A Dm D
Gm A Dm D
Kini kuharapkan cintaMu
Reff. :
Gm C
Kata-kata cinta terucap indah
F A#
F A#
Mengalun berzikir di kidung doaku
Gm A Dm D
Gm A Dm D
Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Gm C
Gm C
Butir-butir cinta air mataku
F A#
F A#
Teringat semua yang Kau beri untukku
Gm A A#
Gm A A#
Ampuni khilaf dan salah selama ini Ya ilahi....
A Dm
A Dm
Muhasabah cintaku...
Dm A
Tuhan... Kuatkan aku
Dm Gm
Dm A
Tuhan... Kuatkan aku
Dm Gm
Lindungiku dari putus asa
C F
C F
Jika ku harus mati
Gm A Dm
Pertemukan aku denganMu
Back to Reff.
Back to Reff.
Lirik Dan Kunci Gitar EdCoustic - Sebiru Hari Ini
Intro: D G D G
Em A D A B
Sebiru hari ini, birunya bagai langit terang benderang
Em A D
Sebiru hati kita, bersama di sini
Em A D A B
Sebiru hari ini, birunya bagai langit terang benderang
Em A D
Sebiru hati kita, bersama di sini
Em A D A B
Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Em A D
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah
Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Em A D
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah
reff:
Em A
Bukankah hati kita telah lama menyatu
F#m Bm
Dalam tali kisah persahabatan ilahi
Em A
Pegang erat tangan kita terakhir kalinya
F#m Bm
Hapus air mata meski kita kan terpisah
Em
Selamat jalan teman
A
Tetaplah berjuang
F#m Bm
Semoga kita bertemu kembali
Em A
Kenang masa indah kita
D
Sebiru hari ini
Em A
Bukankah hati kita telah lama menyatu
F#m Bm
Dalam tali kisah persahabatan ilahi
Em A
Pegang erat tangan kita terakhir kalinya
F#m Bm
Hapus air mata meski kita kan terpisah
Em
Selamat jalan teman
A
Tetaplah berjuang
F#m Bm
Semoga kita bertemu kembali
Em A
Kenang masa indah kita
D
Sebiru hari ini
Interlude : D G D G
Em A D A B
Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Em A D
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah
Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Em A D
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah
interlude: Em A F#m Bm 2x
reff: 2x
Em A D A B
Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Em A D
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah
Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman surga
Em A D
Seindah hati kita, walau kita kan terpisah
Lirik Dan Kunci Gitar EdCoustic - Duhai Pendampingku
Em
D
C
G
Di matamu tersimpan cinta yang suci
Am B Em B
Serta mendalam pernikahan dari beda dunia
Em D C G
Meski kau terbiasa hidup tanpa perih
Am B Em
Namun kau ikhlas hidup bersahaja
B
Namun bahagia
#Reff
Di matamu tersimpan cinta yang suci
Am B Em B
Serta mendalam pernikahan dari beda dunia
Em D C G
Meski kau terbiasa hidup tanpa perih
Am B Em
Namun kau ikhlas hidup bersahaja
B
Namun bahagia
#Reff
Am
D
Duhai pendampingku, akhlakmu permata
Duhai pendampingku, akhlakmu permata
G
Bagiku
C B Em E
Buat aku makin cinta
Am D G
Tetapkan selalu janji awal kita bersatu
C B Em
Bahagia sampai ke surga.......
C B Em E
Buat aku makin cinta
Am D G
Tetapkan selalu janji awal kita bersatu
C B Em
Bahagia sampai ke surga.......
Em D C G
Maafkan aku jika tak bisa sempurna
Am B Em B
Karena ku bukan lelaki yang turun dari surga
Em D C G
Ketulusan hatimu anugerah hidupku
Am B Em
Doakan langkah kita tak berpisah
B
Untuk selamanya.........
Lirik Dan Kunci Gitar Raihan - Iman Mutiara
Am F C C
Iman adalah mutiara
Am F G Am
Di dalam hati manusia
Am F G Am
Yang meyakini Allah
Am F G Am
Maha Esa, Maha Kuasa
F G
Tanpamu iman bagaimanalah
C G Am
Merasa diri hamba pada-Nya
F G
Tanpamu iman bagaimanalah
C G Am
Menjadi hamba Allah yang bertaqwa
Am F
Iman tak dapat diwarisi
G Am
Dari seorang ayah yang bertaqwa
Am F
Ia tak dapat dijual beli
G Am
Ia tiada di tepian pantai
F G
Walau apapun caranya jua
F G Am
Engkau mendaki gunung yang tinggi
F G
Engkau berentas lautan api
F G Am
Namun tak dapat jua dimiliki
F G Am
Jika tidak kembali pada Allah
F G Am
Jika tidak kembali pada Allah
Iman adalah mutiara
Am F G Am
Di dalam hati manusia
Am F G Am
Yang meyakini Allah
Am F G Am
Maha Esa, Maha Kuasa
F G
Tanpamu iman bagaimanalah
C G Am
Merasa diri hamba pada-Nya
F G
Tanpamu iman bagaimanalah
C G Am
Menjadi hamba Allah yang bertaqwa
Am F
Iman tak dapat diwarisi
G Am
Dari seorang ayah yang bertaqwa
Am F
Ia tak dapat dijual beli
G Am
Ia tiada di tepian pantai
F G
Walau apapun caranya jua
F G Am
Engkau mendaki gunung yang tinggi
F G
Engkau berentas lautan api
F G Am
Namun tak dapat jua dimiliki
F G Am
Jika tidak kembali pada Allah
F G Am
Jika tidak kembali pada Allah
Langganan:
Postingan (Atom)